Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Agar Cepat Besar dan Hasil Panen Melimpah

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Agar Cepat Besar dan Hasil Panen Melimpah

Naturalisasi
Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal - Naturalisasi.com memberikan informasi untuk semua petani yang pada saat ini mencari solusi agar lele tidak kanibal dan cepat besar. Karena mencari informasi sangat penting bagi kami untuk upaya yang kami lakukan sehingga kami bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Kolam Lele

Informasi tentang Budidaya Lele di Kolam terpal yang telah kami berikan kepada kamu semua, pertimbangkan dengan cermat informasinya.

Budidaya Ikan Lele

Lele adalah jenis ikan segar yang sangat banyak diminati oleh masyarakat, harganya juga enak dan rasanya gurih dan teksturnya menjadikan lele sangat akrab dan banyak digemari oleh semua orang dari muda hingga tua.

Saat ini kita menemukan banyak restoran dan warung pinggir jalan yang membawa menu utama ikan lele, masakan bervariasi dari ikan pecel, ikan lele goreng dan lainnya.

Permintaan publik yang sangat tinggi inilah yang membuat pemasok ikan lele kewalahan, sekarang bagi kamu yang tertarik membudidayakan ikan lele tetapi tidak ada lahan yang luas, maka kamu bisa menggunakan teknik kolam lele yang cukup mudah dibuat.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Budidaya ikan lele di kolam terpal juga memiliki beberapa keunggulan, nah inilah sedikit pengetahuan yang akan diberikan Admin tentang budidaya ikan lele di kolam terpal:

Bahan untuk membuat kolam:
  • Siapkan terpal sesuai dengan ukuran yang diinginkan nanti.
  • Kayu, batu bata, papan atau rangka besi lainnya.
  • Tali, paku dan kabel atau perangkat pendukung untuk membuat bingkai. Jika bingkai kayu tentu perlu palu dan mungkin gergaji.
  • Lem dan Ember

Cara membuat kolam terpal:

Untuk populasi 1000 ikan lele, luas kolam terpal yang dibutuhkan adalah P = panjang l = lebar T = tinggi (P 2m x L 2m x T 1 m) . Sekarang jika kamu ingin berkembang dalam jumlah besar hanya kalikan dengan lebarnya. Misalnya (P 6m x L 4m x T 1) dapat menampung 2000 ikan lele dan seterusnya, yang perlu diperhatikan adalah panjang dan lebar kolam.

Tebar bibit

Untuk budidaya lele untuk konsumsi, maka sebaiknya gunakan benih yang berukuran 5-7 cm. Benih unggul adalah benih yang tampaknya aktif dalam oksigenasi, lincah, agresif dan cerah, ukurannya terlihat sama rata, warnanya sedikit lebih cerah.

Langkah-langkahnya adalah:
  • Siapkan bak / ember;
  • Masukkan air kolam yang akan dijadikan budidaya ikan dalam ember / bak;
  • Masukkan Benih Lele yang akan ditebar;
  • Biarkan selama sekitar 30 menit (tujuannya adalah membuat benih ikan menyesuaikan diri dengan air kolam untuk budidaya) dan untuk menghilangkan tekanan ikan setelah dipindahkan dari habitat penangkaran dan akan memasuki habitat baru;
  • Setelah 30 menit, benih dapat disebarkan ke kolam, baik kolam maupun tanah.

Penyemaian yang baik dilakukan pada pagi atau sore hari karena kondisi air relatif stabil. Setelah ikan lele berumur lebih dari 20 hari, ikan lele perlu disortir menggunakan bak penyortir berukuran 9-12 cm.

Alasannya adalah penyortiran dilakukan karena ikan lele yang lebih kecil akan kesulitan mendapatkan makanan karena mereka kehilangan lebih sedikit daripada yang lebih besar dan dapat memperlambat laju pertumbuhan beberapa ikan.

Pengaturan Kualitas Air: Air kolam akan berkurang karena proses penguapan sehingga perlu menambahkan air sampai permukaan air kembali ke posisi normal. Pada level air 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua) dan 80 cm (bulan ketiga).

Warna air terbaik untuk lele hijau menunjukkan bahwa kualitas airnya baik untuk lele. Ikan lele tidak suka air jernih dan air akan berubah menjadi merah ketika ikan siap panen.

Ketinggian air

Kolam sebaiknya tidak terlalu dangkal karena penguapan akan membuat ikan menjadi terlalu panas. Tentunya ini akan membuat ikan menjadi lelah dan mati. Solusinya adalah menambahkan air yang telah surut kembali ke posisi yang ditentukan.

Selain itu perlu menambahkan tanaman air seperti kangkung, daun talas / talas, dan eceng gondok. Berfungsi sebagai tanaman pelindung, tetapi juga bisa menyerap racun yang terkandung dalam air tambak. ketinggian air kolam 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (bulan ketiga).

Pakan

Pakan tiga kali sehari pada pukul 07:00 pagi, 17:00 dan 22:00.
Makanan tidak selalu harus 3 kali sehari, bisa 4 kali, tergantung kebutuhan ikan.

Dalam proses pembesaran, pakan ikan jenis konsentrat 781-1 produk pokphand mengandung karbohidrat 15-25%, protein ikan 35% yang dibutuhkan ikan, vitamin, lemak 10-16%, dan mineral.

Memberi makan tidak boleh terlalu berlebihan karena akan menyebabkan berbagai jenis penyakit karena pemberian pakan yang tidak dikonsumsi oleh ikan. akan menyebabkan amonia beracun.

Panen

Setelah sekitar 90 hari, ikan akan dipanen. Pemanenan dilakukan dengan menyortir dengan memilih ikan yang cocok untuk konsumsi (dijual) ukurannya biasanya 4 hingga 7 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan pembeli, sehingga ukuran yang lebih kecil dipertahankan lagi.

Jenis-jenis Lele

  • Lele Lokal,  nama latin Clarias Batrachus, lele jenis ini tidak sebesar lele dumbo dan butuh pakan berprotein tinggi. Lele Lokal butuh Food Convertion Ratio (FCR) yang tinggi, butuh 1 kilogram pakan untuk mendapatkan 1 kilogram daging lele.
  • Lele Dumbo, jenis lele ini banyak dibudidayakan karena cepat besar dan tingkat kanibal rendah. Kabarnya lele dumbo hasil persilangan antara lele taiwan dengan lele afrika.
  • Lele Sangkuriang, nama lele ini diambil dari cerita rakyat sangkurian yang mengawini ibunya sendiri. Peternak lele jarang sekali membudidaya jenis ini karena susahnya mengawinkan kecuali dengan induknya. Lele sangkurian dapat menghasilkan 60.000 butir telur dalam sekali musim lebih banyak dibanding jenis lele lainnya.
  • Lele Phyton, Jenis Lele perkawinan F2 Lele Thailand Dengan Lele Lokal.
  • Lele Mutiara, terbilang jenis lele baru ditemukan di awal tahun 2014. Menurut peternak, lele ini cepat besar namun tingkat kanibalnya lebih tinggi dibanding jenis lele lainnya dan postur tubuhnya kecil.

Penetasan dan Pembenihan

Bibit lele berkualitas tinggi berasal dari hasil perkawinan antara betina dan jantan, bukan berarti hasil dari obat. Benih lele yang baru saja menetas tidak perlu diberikan makan, setelah 2 hari boleh diberi makan halus dan alami bukan pakan pabrikan.

Tips Budidaya Ikan Lele

Dari beberapa tips dari naturalisasi dibawah ini hanya sebagai penunjang, kamu bisa ikut pelatihan ternak lele yang diadakan oleh dinas perikanan atau pihak swasta.
  • Beri pakan pakan pabrikan sesuai usia ikan dan berprotein tinggi minmal 25%
  • Beri pakan daun pepaya seminggu sekali untuk antibiotik, jangan berlebihan
  • Kocor pakai air tiap pagi dan sore sebelum di kasih makan
  • Ganti air jika berbau
  • Tambahkan probiotik sebelum tebar bibit atau setiap kali ganti air
  • Jual sendiri karena lebih menguntungkan
  • Dikatakan untung jika pada saat panen lele hidup 90% misal tebar 1000 ekor  yang hidup 900 ekor
  • Jangan menunda-nunda untuk panen
  • Panen secara bertahap mulai umur 3 bulan
  • Pastikan lingkungan bersih
  • Jika menggunakan pakan ayam tiren harus direbus lalu dibakar, pastikan tetangga/orang lain tidak tahu
  • Untuk pemula bisa latihan dengan lele Dumbo lebih cepat besar dan kanibal normal.
  • Agar Lele yang sudah diplastik tidak cepat bau olesi garam dan jeruk nipis, kamu bisa menyimpannya di kulkas bagian freezer
  • Kamu bisa menjualnya dalam keadaan hidup, mati, digorengan, kripik, dan jus
  • Bagi yang suka memancing galatama Lele, kamu bisa menggunakan umpan yang berbau amis seperti telur ayam, obat pancing, for, dan bekicot.

Pemaparan berbudidaya lele diatas bisa kamu terapkan kapan saja, paling bagus budidaya di musim kemarau, untuk harga jual lele paling bagus pada bulan ramadhan dan pergantian musim.

Jangan lupa juga baca Panduan Cara Budidaya Pembesaran Ikan Bawal dan Panduan Cara Budidaya Pembesaran Ikan Mas sebagai informasi tambahan dan pengetahuan untuk kamu semua dalam budidaya, semoga dapat membantu semua teman saya, salam sukses dari kami untuk kamu semua.