Selasa, 10 Maret 2020

Langkah-langkah Budidaya Tanaman Kelengkeng

Budidaya Tanaman Kelengkeng - Tanaman ini berasal dari Sri Lanka, India, Burma, dan Tiongkok. Di Kalimantan Timur banyak ditemukan spesies liar, dengan nama ihaw, kaskus, medaru, dan mata kucing. Tumbuhan ini mirip dengan leci yang tumbuh di dataran tinggi. Di Indonesia, Kelengkeng ditemukan di Temanggung, Magelang, sedangkan leci ditemukan di Bali.

Budidaya Tanaman Kelengkeng
Buah Kelengkeng

Longan (Nephelium logan L.) bukan asli dari Indonesia, tetapi berasal dari Cina. Kelengkeng di Indonesia ada beberapa varietas termasuk Kelengkeng lokal, lengkungan Pingpong dan Sungai Diamond dari Vietnam, Itoh Kelengkeng dari Thailand.

Budidaya Tanaman Kelengkeng


Sebagian besar Kelengkeng lokal dalam karakter buah Indonesia berukuran kecil, dagingnya tipis dan bijinya besar, bahkan untuk berbunga butuh bertahun-tahun, sementara penanaman dan faktor pemeliharaan lainnya tidak dipertimbangkan, produksi dan kualitas akan rendah.

Pada tahun 2006, Ada banyak varietas unggul bermunculan diberi nama Kelengkeng Jendral.

Kelengkeng jendral yang dimiliki oleh Mr. Marshal Young TNI (Purn.) Prayitno Ramelan adalah mutasi kelengkeng baru yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan kelengkeng lokal pada umumnya, sehingga memiliki prospek pasar yang cerah.

Longan General memiliki kemampuan adaptasi yang luas dan dapat tumbuh dengan baik di ketinggian 10 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut.

Keunggulan lain dari Kelengkeng ini adalah buahnya yang lebat, ukuran buahnya besar, dagingnya tebal dan biji kecilnya ukuran biji kapuk (klengteng: Jawa), manis, berair dan memiliki umur simpan lebih lama.

Agar Longan dapat berproduksi dengan baik dan dapat berbuah di luar musim (off season), sesuai dengan yang kita inginkan, diperlukan perawatan khusus, AGROTECH MANDIRI - JAWA TIMUR berusaha berperan dalam meningkatkan produksi di K-3 yaitu Kuantitas , Kualitas dan Keberlanjutan sehingga petani mampu bersaing di era pasar bebas 2010.

Pohon melengkung membutuhkan perawatan khusus seperti pengelupasan kulit, pemangkasan dan pemangkasan. Kelengkeng yang baik biasanya menghasilkan buah yang baik setelah 6-8 tahun. Jika pohon telah berumur 10 tahun itu siap panen raya, biasanya produksi buah minimal 50kg per pohon.

Musim panen Kelengkeng pada Januari-Februari dengan produksi 300-600 kg per pohon. Kelengkeng termasuk buah non-klimakterik, yang harus dipanen matang di pohon. Cara pemanenan wajib dengan alat khusu potong agar pohon tak stress.

Alat panen berupa gunting bertangkai panjang yang batangnya bisa diatur dari bawah. Tanda buah matang adalah warna kulit buah menjadi coklat tua, halus, dan mengeluarkan aroma. Rasanya manis, sedangkan buahnya belum masak rasanya manis.

Artikel Terkait